Mobile Health

15 Des

Radiyanto Setiyawan Bayu Putra1)

1)23409025

1)Universitas Kristen Petra

Rhadzoninfoholic.wordpress.com

Email : 1)Radi_91@yahoo.com,

Tentang Penulis

Radiyanto Setiyawan Bayu Putra, dilahirkan di Balikpapan pada tanggal 9 Agustus 1991, beliau menyelesaikan jenjang pendidikan SMA nya di SMA KARTIKA V-1, Balikpapan. Kini ia aktif sebagai mahasiswa UNIVERSITAS KRISTEN PETRA, Surabaya dan berkonsentrasi pada bidang Sistem Tenaga listrik, juga sebagai researcher untuk sebuah Perusahaan Swasta di Surabaya.

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu bagian pokok dan esensial dari kualitas hidup yang tercermin pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Sehat adalah suatu kondisi yang tidak saja bebas dari penyakit, namun juga sehat secara mental dan social. Dalam dunia kesehatan kemajuan teknologi sangat dibutuhkan untuk membantu menunjang pelayanan yang akan diberikan kepada pelanggan / pasien. Secara bertahap dan semakin maju, akan tetapi saat ini di Indonesia khususnya masih belum dapat memenuhi apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakatnya, seperti kebutuhan untuk masyarakat yang masih belum terjangkau.

kata kunci : Mobile Health

I. Pendahuluan

 

I.I. Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu Negara yang membutuhkan perhatian terutama dalam bidang kesehatan.Akan tetapi seiring dengan berkembangnya teknologi yang adigunakan untuk keperluan kesehatan maka semakin besar pula biaya yang diperlukan untuk merasakan dari kemajuan teknologi tersebut. Indonesia sendiri merupakan Negara yang terdiri dari beberapa bagian yag terpisah-pisah dimana, jarak antara satu tempat dengan tempat yang lainnya dapat dikatakan jauh sehingga sangat sulit untuk menjangkau daerah-daerah tersebut untuk memberikan perhatian terutama dalam bidang kesehatan seperti yang saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah seperti :

  1. Puskesmas keliling
  2. Vaksinasi Gratis
  3. Penyuluhan, dan
  4. Pendekatan kesehatan Lainnya

Untuk itu perlu adanya suatu inovasi dan pembaharuan didalam bidang kesehatan yang dapat menunjang dan membatu agar seluruh lapisan masyrakat dapat merasakan manfaat dari pada kemajuan teknologi itu sendiri.

I.II. Permasalahan

Masalah yang timbul saat ini di masyarakat yaitu keterbatasan dalam memperoleh informasi mengenai kesehatan. Keterbatasan yang dihadapi berupa mobilitas tinggi dimana masyarakat membutuhkan informasi yang dapat diakses tanpa kendala ruang dan waktu. Tidak tersedianya cukup waktu untuk sekadar bertatap muka dengan dokter untuk berkonsultasi tentang kesehatan, serta pola hidup yang tidak sehat pada masyarakat yang juga dapat menyebabkan resiko meningkatnya penderita penyakit berbahaya. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu aplikasi mobile yang dapat memberikan solusi dari permasalahan yang ada.Teknologi yang maju memang sangat dibutuhkan oleh setiap Negara, akan tetapi didalam suatu Negara itu sendiri memiliki keterbatasan akses dalam memenuhi kebutuhan msyarakatnya seperti :

  1. Jarak
  2. Medan
  3. Kondisi Alam dan lingkungan tujuan
  4. Akses / perangkat bantuan ( internet )

Adapun masalah lain yang menjadi factor utama dalam dunia kesehatan adalah kurangnya penyuluhan dan pandangan masyarakat dalam dunia kesehatan seperti mahalnya biaya yang dibutuhkan untuk dapat memperoleh pengobatan yang baik. Masyarakat lebih memilih beristirahta dirumah dengan membeli obat-obatan yang dirasa cocok untuk penyakit yang dideritanya. Padahal penyakit yang diderita oleh si pasien belum tentu benar  dan cocok dengan obat yang dikonsumsinya, seperti contohnya badan panas, bisa jadi badan yang panas bukan disebabkan oleh flu melainkan hanya kelelahan, tetapi si penderita membeli obat flu. Padahal tidak perlu sampai mengkonsumsi obat flu yang dimana efeknya dapat melemahkan immune tubuh itu sendiri, karena obat itu sendiri berisi virus dari penyakit yang telah dijinakkan.

I.III. Solusi

Disini kami mencoba mencoba mengubah pandangan masyarakat tentang dunia kesehatan itu sendiri sebenarnya.Kami memilih salah satu inovasi dan salah satu bentuk kemajuan dari bidang teknologi yang dapat membantu dalam bidang kesehatan, yaitu MOBILE HEALTH.Dimana MOBILE HEALTH itu sendiri diharapakan dapat mengurangi resiko kesalahan dalam pembelian obat, dan membantu pengecakkan kondisi tubuh secara mobile dengan menggunakan media-media yang telah banyak dikenal oleh masyarakat.

I.IV. Proses Pendekatan

Dalam hal ini kami melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mencadapatkan informasi melalui Survey yang kami sebar ke beberapa lapisan masyarakat di Indonesia dengan bentuk pengisian quisioner secara online dengan tujuan untuk mengetahui apakah yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia saat ini, dan apakah yang mereka ketahui tentang beberapa istilah baru dalam dunia kesehatan, juga bagaimanakah kebiasaan mereka sehari-hari dalam menjaga kondisi tubuh mereka.

I.V. Metodologi Pengumpulan Data

 

Data Primer

  • Quisioner

Penulis melakukan penyebaran quisioner yang berisi pertanyaan – pertanyaan tentang kesehatan dan Mobile Health di Indonesia melalui website dan forum online untuk mengumpulkan data langsung dari sumbernya.

Data Sekunder

  • Internet

Mengumpulkan data dengan melakukan observasi melalui jaringan internet. Data tersebut biasanya berupa artikel, website, dan sebagainya.

 

II. Dasar Teori

 

II.I. Mobile Health

MOBILE HEALTH adalah suatu bentuk Inovasi dan kemajuan dari teknologi yang dimanfaatkan dalam dunia kesehatan dimana inovasi ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan menggunakan piranti online atau system pra bayar dengan menggunakan device / media komunikasi yang saat ini sangat dekat dengan manusia seperti handphone, internet, dan lain-lain untuk dapat berkomunikasi dengan pakar kesehatan tanpa harus bertatap muka secara langsung.

Dengan tujuan mempermudah masyarakat dalam mengecek dan mengetahui kondisi tubuh mereka. Aplikasi Mobile atau Mobile Content adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan dapat dilakukan secara mobilitas dengan menggunakan perlengkapan seperti PDA, atau smartphone. Dengan menggunakan aplikasi mobile, dapat mengakses dan menggunakan sebuah aplikasi web secara nirkabel dengan menggunakan perangkat mobile, dimana data yang diperoleh dapat berupa text, gambar, maupun video. Pengguna tinggal mengunduh aplikasi mobile melalui telepon seluler yang dimiliki, dan dapat mengakses informasi kesehatan dari mana saja dan kapan saja.

Mobile content sangat dimungkinkan dengan adanya jaringan 3G yang dapat memudahkan pengunduhan beraneka isi layanan. 3G merupakan teknologi kecepatan akses data yang terbesar saat ini.Layanan informasi kesehatan yang diakses melalui telepon seluler ini biasa disebut dengan istilah mobile health paduan dari teknologi komunikasi dengan ilmu kesehatan. Mobile health memungkinkan semua lapisan masyarakat dapat mengaksesnya karena telepon seluler telah menjadi kebutuhan pokok dan mendasar masyarakat saat ini. Tentu saja teknologi informasi ini didukung dengan telepon seluler berbasis 3G dan diharapkan dari teknologi ini dapat membantu meminimalkan resiko terburuk yang dialami oleh penderita.

II.II. Kategori dan Penerapan Mobile Health

Beberapa kategori penggunaan Mobile Health

  1. Komunikasi dari masyarakat ke pelayanan kesehatan
    1. call center Kesehatan / bantuan kesehatan melalui saluran telepon
    2. layanan telepon darurat bebas pulsa
  2. Komunikasi dari pelayanan kesehatan ke masyarakat
    1. Memberikan info tentang peningkatan isu-isu kesehatan
    2. Sarana pengingat seperti hari imunisasi, penyakit menular dll
    3. Mengontrol masyarakat dalam pengobatan bertahap
  3. Pemantuan dan pengawasan kesehatan
    1. Survey melalui telfon selular
    2. Pemantauan & Pengawasan  masyarakat (pasien)
    3. Pasien record

Penerapan Mobile Health di Masyarakat

Untuk menjalankan program Mobile Health tentu saja harus didukung oleh tersedianya media komunikas seperti telpon selular. Informasi kesehatan melalui ponsel ini sangat berguna untuk menanggulangi berbagai jenis permasalahan penyakit di masyarakat, beberapa penerapannya melalui  kampanye kesehatan misalnya hari imunisasi dengan pesan text SMS yang berisi tanggal dan pelaksanaan ke semua telpon selular sehingga mendorong orang tua untuk membawa anak-anak mereka agar mendapatkan vaksinasi, juga informasi tentang bahayanya penyakit menular seperti AIDS, asma,  H5N1 dll.

Berikut salah satu cara pasien mengakses informasi kesehatan melalui telepon seluler mereka, dalam kasus ini wanita hamil di desa terpencil dapat mendaftarkan nomor ponsel mereka untuk menerima saran yang berguna sesuai tahap kehamilan mereka, berikut akan di ilustrasikan pada gambar di bawah.
contoh Mobile Health berbasis SMS untuk memberikan saran pada kehamilan ibu :

Dengan adanya sarana Mobile health ini masyarakat mendapatkan lebih banyak kemudahan baik dari informasi pelayanan dan konsultasi kesehatan dengan biaya yang relatif rendah. Dengan demikian terjadi peningkatan taraf hidup yang signifikan masyarakat dalam bidang kesehatan.

III. Analisis

“ Ressult Based On Survey ”

Kami melakukan Survey ke-berbagai kalangan di Indonesia

Dari data ini kami menyimpulkan bahwa setiap orang hanya memperhatikan kondisi tubuh mereka hanya ketika sakit, pada kenyataannya bagi masyarakat, mengecek / memperhatikan kesehatan kondisi tubuh identik dengan harus pergi kedokter. Dimana, apabila pergi kedokter mereka akan membayar mahal.

Berdasarkan hasil survey ternyata masyarakat telah memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya pemilih option “ A ”, dimana bagi mereka kesehgatan adalah sesuatu yang sangat penting. Namun, presentase terbesar kedua adalah option “ c ”, dimana bagi sebagian orang kondisi kesehatan cukup untuk diketahui pada saat-saat tertentu saja, seperti contohnya saat akan melakukan pendaftaran masuk suatu instansi / melamar pekerjaan, dsb yang memerlukan bukti surat sehat dari dokter.

Menurut hasil survey bagi kami orang-orang yang berolahraga beberapa kali dalam satu minggu sudah cukup baik, karena mengingat kesibukan serta kondisi tubuh sendiri. Jika berolahraga setiap hari juga akan berdampak pada kesehatan tubuh kita. Menurut kami masyarakat telah berolahraga teratur yaitu beberapa kali dalam seminggu, dan hal itu dapat menjaga kesehatan mereka tanpa disadari.

Berdasarkan hasil survey, kami menilai bahwa masyarakat diIndonesia sudah berfikiran maju hal ini ditandai dengan respon kebutuhan device/perangkat yang dapat mempermudah komunikasi dalam bidang kesehatan lebih tinggi, serta sebuah inovasi lebih dibutuhkan bagi masyarakat untuk dapat menghubungkan antara pasien dengan pakar kesehatan.

Dari hasil survey, kami dapat menyimpulkan bahwa lebih dari setengah responser lebih membutuhkan sesuatu yang baru  untuk dunia kesehatan seperti halnya pertanyaan sebelumnya, masyarakat membutuhkan inovasi dalam bidang kesehatan. Namun tidak luput bahwa masih ada beberapa masyarakat awam yang lebih memilih cara konvensional atau cara lama yaitu dengan menggunakan peralatan standar yang sudah biasa digunakan, beberapa dari mereka berfikir  jika menggunakan teknologi baru masih perlu adaptasi dan penyesuaian untuk menggunakannya serta kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi saat penggunaan pertama. Sementara untuk kesehatan kesalahan sebisa mungkin dihindari karena dapat berakibat fatal.

Berdasrakan hasil survey,masyarakat diindonesia lebih menginginkan sesuatu yang efisien tanpa harus pergi kedokter, dengan alasan bahwa dengan adanya aplikasi tertentu yang dapat membantu dalam bidang kesehatan maka untuk situasi darurat aplikasi seperti ini akan sangat berguna untuk pertolongan pertama tanpa harus memakan waktu untuk menunggu hingga sampai ke rumah sakit / bertemu dokter apabila dalam keadaan darurat.

Banyak responser yang memilih cara berkomunikasi dengan menggunakan via sms & voice, karena bagi mereka tariff yang dibutuhkan masih dapat diperkirakan dari pada dengan aplikasi tersendiri, serta pengetahuan masyarakat sendiri terhadap suatu aplikasi terbaru. Dimana perlu adanya penyesuaian terlebih dahulau dan adaptasi. Dibandingkan engan via sms / telpon yang saat ini hampir seluruh masyarakat pernah menggunakan.

Berdasarkan hasil survey, masyarakat masih lebih memilih komunikasi secara langsung dengan alasan jika bertemu secara langsung pemeriksaan akan lebih akurat dan dapat dengan mudah mengkonsultasikannya secara langsung dan tidak bertele-tele.

Pada point ini, kami mendapatkan hasil bahwa lebih dari separuh dari responser pernah mendengar istilah mobile health. Akan tetapi menurut data dari hasil survey menunjukkan bahwa masyarakat masih bingung dengan apa itu sebenarnya mobile health.

IV. Kesimpulan

  • Mobile health dapat diterima di Indonesia, karena masyarakat Indonesia pada umumnya sebagian besar telah banyak mendengar istilah MOBILE HEALTH. Hanya saja, kurangnya sosialisasi serta penyuluhan tentang mobile health di Indonesia yang menyebabkan masyarakat Indonesia kekurangan informasi akan MOBILE HEALTH.
  • Hal lain yang menjadi pertimbangan mengapa Indonesia perlu menerapkan MOBILE HEALTH adalah berdasarkan hasil survey, dimana masyarakat Indonesia membutuhkan suatu Inovasi dalam bidang kesehatan yang dapat mempermudah untuk pengecekan kondisi tubuh dan konsultasi  kepada pakar kesehatan tanpa harus mendatangi  unit-unit kesehatan seperti Rumah Sakit, puskesmas atau poliklinik. Tentu saja hal ini dapat menjadikan segala sesuatunya lebih efisiensi apabila di Indonesia, namun bagi masyarakat sendiri konsultasi secara langsung kepada pakar kesehatan dinilai lebih akurat dalam hasil pemeriksaan.adapun tujuan utama dari MOBILE HEALTH ini adalah untuk membantu dalam kondisi yang tidak memungkinkan, keadaan darurat, serta kebutuhan untuk pertolongan pertama.
  • Tidak hanya MOBILE HEALTH secara piranti / yang komunikasinya digunakan dengan bantuan device seperti Hand Phone yang dibutuhkan oleh masyarakat, akan tetapi pelayanan seperti puskesmas keliling dan unit-unit kesehatan berjalan lainnya lah yang sebenarnya dibutuhkan oleh kebanyakan masyarakat karena masyarakat Indonesia memiliki pemikiran bahwa dengan berobat ke Rumah Sakit akan mengeluarkan biaya yang mahal

V. Daftar Referensi

1)      http://www.authorstream.com/Presentation/mobilehealth-152304-mobile-health-mh2-trailer-science-technology-ppt-powerpoint/

2)      http://openstrategiesinmobile.wordpress.com/

3)      http://techcrunch.com/2011/11/29/market-for-mobile-health-apps-projected-to-quadruple-to-400-million-by-2016/

4)      http://www.who.int/goe/mobile_health/en/

5)      http://www.fcm.arizona.edu/mobile-health

6)      http://www.iaea.org/newscenter/news/2011/mobilelearning.html

7)      http://www.imedicalapps.com/2011/08/2011-mobile-health-world-congress-gamification-health-care/

8)      http://mobithinking.com/m-health-guide


Iklan

O F D M

19 Okt

Teknik Multiplexing banyak digunakan untuk mengefisienkan proses pentransmisian data. Multiplexing dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan parameter yang di-multiplex-nya, salah satunya frekuensi yang disebut dengan FDM (Frequency Division Multiplexing). Jika frekuensi-frekuensi yang digunakan saling tegak lurus, maka disebut Orthogonal FDM (OFDM). OFDM memiliki suatu keunggulan sehingga banyak digunakan pada sistem telekomunikasi modern. Pada paper ini akan dibahas mengenai karakteristik OFDM serta aplikasinya pada sistem telekomunikasi.

                                                                                       

I. Definisi dan prinsip dasar OFDM

OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) adalah sebuah teknik transmisi yang menggunakan beberapa buah frekuensi (multicarrier) yang saling tegak lurus (orthogonal). Masing-masing sub-carrier tersebut dimodulasikan dengan teknik modulasi konvensional pada rasio symbol yang rendah. Prinsip kerja dari OFDM dapat dijelaskan sebagai berikut. Deretan data informasi yang akan dikirim dikonversikan kedalam bentuk parallel, sehingga bila bit rate semula adalah R , maka bit rate di tiap-tiap jalur parallel adalah R/M dimana M adalah jumlah jalur parallel (sama dengan jumlah sub-carrier). Setelah itu, modulasi dilakukan pada tiap-tiap sub-carrier. Modulasi ini bisa berupa BPSK, QPSK, QAM atau yang lain, tapi ketiga teknik tersebut sering digunakan pada OFDM. Kemudian sinyal yang telah termodulasi tersebut diaplikasikan ke dalam Inverse Discrete Fourier Transform (IDFT), untuk pembuatan simbol OFDM. Penggunaan IDFT ini memungkinkan pengalokasian frekuensi yang saling tegak lurus (orthogonal). Setelah itu simbol-simbol OFDM dikonversikan lagi kedalam bentuk serial, dan kemudian sinyal dikirim.

Sinyal carrier dari OFDM merupakan penjumlahan dari banyaknya sub-carriers yang orthogonal, dengan data baseband pada masing-masing sub-carriers dimodulasikan secara bebas menggunakan teknik modulasi QAM atau PSK.

Sinyal yang terkirim tersebut, dalam persamaan matematik bisa diekspresikan sebagai berikut,   

Sinyal carrier dari OFDM merupakan penjumlahan dari banyaknya sub-carriers yang orthogonal, dengan data baseband pada masing-masing sub-carriers dimodulasikan secara bebas menggunakan teknik modulasi QAM atau PSK.

Sinyal yang terkirim tersebut, dalam persamaan matematik bisa diekspresikan sebagai berikut,   

Pemakaian frekuensi yang saling orthogonal pada OFDM memungkinkan overlap antar frekuensi tanpa menimbulkan interferensi satu sama lain. Ada beberapa kumpulan sinyal yang orthogonal, salah satunya yang cukup sering kita gunakan adalah sinyal sinus, sebagaimana diperlihatkan pada gambar berikut :

Ortogonalitas juga memungkinkan efisiensi spektral yang tinggi, mendekati rasio Nyquist. OFDM secara umum mendekati spektrum ”white”, sehingga terdapat properti interferensi elektromagnetik terhadap pengguna co-channel yang lain.

Satu prinsip kunci dari OFDM adalah dimana skema modulasinya dengan rasio symbol yang rendah sehingga hanya mendapat sedikit pengaruh intersymbol interference dari multipath fading. Oleh karena itu, maka dapat ditransmisikan sejumlah aliran low-rate dalam paralel, bukan aliran high-rate tunggal. Karena durasi dari tiap simbol panjang, maka memungkinkan untuk penyisipan guard interval di antara simbol-simbol OFDM, sehingga dapat menghilangkan intersymbol interference.

Pada OFDM, sinyal didesain sedemikian rupa agar orthogonal, sehingga bila tidak ada distorsi pada jalur komunikasi yang menyebabkan ISI(intersymbol interference) dan ICI(intercarrier interference), maka setiap subchannel akan bisa dipisahkan stasiun penerima dengan menggunakan DFT. Tetapi pada kenyataannya tidak semudah itu. Karena pembatasan spektrum dari sinyal OFDM tidak strict, sehingga terjadi distorsi linear yang mengakibatkan energi pada tiap-tiap subchannel menyebar ke subchannel di sekitarnya, dan pada akhirnya ini akan menyebabkan interferensi antar simbol (ISI). Solusi yang termudah adalah dengan menambah jumlah subchannel sehingga periode simbol menjadi lebih panjang, dan distorsi bisa diabaikan bila dipandingkan dengan periode simbol. Tetapi cara diatas tidak aplikatif, karena sulit mempertahankan stabilitas carrier dan juga menghadapi Doppler Shift. Selain itu, kemampuan FFT juga ada batasnya. Berikut gambar penyisipannya :

Pendekatan yang relatif sering digunakan untuk memecahkan masalah ini adalah dengan menyisipkan guard interval (interval penghalang) secara periodik pada tiap simbol OFDM. Sehingga total dari periode simbol menjadi :

T total = T guard + T symbol 


Efek dari penyisipan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :

Cyclic prefix yang ditransmisikan selama guard interval, terdiri dari akhir dari symbol OFDM yang dikopi ke guard interval, dan guard interval ditransmisikan diikuti dengan symbol OFDM. Alasan guard interval terdiri dari kopi dari akhir simbol OFDM adalah agar receiver nantinya mengintegrasi masing-masing multipath melalui angka integer dari siklus sinusoid ketika proses demodulasi OFDM dengan FFT.

II. Properti OFDM

  1. A.      Performa Bit Error Rate

BER dari OFDM disini hanya dicontohkan pada lingkungan dengan fading. Kita tidak akan menggunakan OFDM sebagai straight line dari sightlink seperti satellite link. Sinyal OFDM, dikarenakan variasi amplitudonya, tidak berlaku baik pada channel non-linier seperti yang dihasilkan high power amplifier pada board satelit. Penggunaan OFDM pada satelit akan membutuhkan backoff yang besar, sekitar 3 dB, sehingga harus ada alasan untuk pemaksaan penggunaannya seperti ketika sinyal digunakan untuk pengguna yang bergerak.

 

  1. B.      Rasio daya Peak to Average

Jika sinyal OFDM merupakan penjumlahan dari N sinyal dengan amplitudo maksimum masing-masing 1 V, maka kita bisa mendapatkan amplitudo maksimum dari N ketika semua N sinyal dijumlahkan pada keadaan maksimum. Untuk sinyal OFDM yang mempunyai 128 carrier, masing-masing dengan daya normalisasi 1 W, maka maksimum PAPR adalah mencapai log (128) atau 21 dB. RMS dari PAPR akan didapatkan sekitar setengah dari jumlah tersebut atau 10-12 dB.

  1. C.      Sinkronisasi

Sinkronisasi dibutuhkan pada OFDM. Sering pilot tones digunakan pada ruang sub-carrier. Tujuannya untuk mengunci fasa dan menyeimbangkan channel.

  1. D.      Coding

OFDM secara tidak tetap digunakan pada konjungsi dengan channel coding (forward error detection), dan hampir selalu menggunakan interleaving frekuensi dan/atau waktu. Tipe umum dari error correction coding yang digunakan pada sistem berbasis OFDM adalah convolutional coding, yang sering disambung dengan Reed-Solomon coding. Convolutional coding digunakan sebagai inner code dan Reed-Solomon coding digunakan untuk outer code. Alasan digunakannya kombinasi error correction coding ini adalah karena Viterbi decoder yang digunakan untuk convolutional decoding menghasilkan burst error singkat ketika terdapat konsentrasi eror yang tinggi, dan Reed-Solomon code sangat cocok untuk mengoreksi burst error.

III. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN

  1. A.      Keunggulan

Untuk memperjelas perbedaan OFDM, baik dalam operasi dasarnya maupun dalam segi efisiensi spektrumnya, dengan sistem single carrier, dan juga dengan sistem multicarrier konvensional, bisa dilihat pada Gambar.3.Dari gambar tersebut bisa dilihat,bahwa OFDM adalah salah satu jenis dari multicarrier (FDM), tetapi memiliki efisensi pemakaian frekuensi yang jauh lebih baik. Pada OFDM overlap antar frekuensi yang bersebelahan diperbolehkan, karena masing-masing sudah saling orthogonal, sedangkan pada sistem multicarrier konvensional untuk mencegah interferensi antar frekuensi yang bersebelahan perlu diselipkan frekuensi penghalang (guard band), dimana hal ini memiliki efek samping berupa menurunnya kecepatan transmisi bila dibandingkan dengan sistem single carrier dengan lebar spektrum yang sama. Sehingga salah satu karakteristik dari OFDM adalah tingginya tingkat efisiensi dalam pemakaian frekuensi. Selain itu pada multicarrier konvensional juga diperlukan band pass filter sebanyak frekuensi yang digunakan, sedangkan pada OFDM cukup menggunakan FFT saja.

Karakter utama yang lain dari OFDM adalah kuat menghadapi frequency selective fading.Dengan menggunakan teknologi OFDM, meskipun jalur komunikasi yang digunakan memiliki karakteristik frequencyselective fading (dimana bandwidth dari channel lebih sempit daripada bandwidth dari transmisi sehingga mengakibatkan pelemahan daya terima secara tidak seragam pada beberapa frekuensi tertentu), tetapi tiap sub carrier dari sistem OFDM hanya mengalami flat fading (pelemahan daya terima secara seragam).Pelemahan yang disebabkan oleh flat fading ini lebih mudah dikendalikan, sehingga performansi dari sistem mudah untuk ditingkatkan. Teknologi OFDM bisa mengubah frequency selective fading menjadi flat fading, karena meskipun sistem secara keseluruhan memiliki kecepatan transmisi yang sangat tinggi sehingga mempunyai bandwidth yang lebar, karena transmisi menggunakan subcarrier (frekuensi pembawa) dengan jumlah yang sangat banyak, sehingga kecepatan transmisi di tiap subcarrier sangat rendah dan bandwidth dari tiap subcarrier sangat sempit, lebih sempit daripada coherence bandwidth (lebar daripada bandwidth yang memiliki karakteristik yang relatif sama). Perubahandari frequency selective fading menjadi flat fading bisa diilustrasikan seperti gambar berikut :

Keuntungan yang lainnya adalah, dengan rendahnya kecepatan transmisi di tiap subcarrier berarti periode simbolnya menjadi lebih panjang sehinnga kesensitifan sistem terhadap delay spread (penyebaran sinyal-sinyal yang datang terlambat) menjadi relatif berkurang.

  1. A.      Kelemahan

Sebagai sebuah sistem buatan menusia, tentunya teknologi OFDM pun tak luput dari kekurangan-kekurangan. Diantaranya, yang sangat menonjol dan sudah lama menjadi topik penelitian adalah frequency offset dan nonlinear distortion (distorsi nonlinear).

 

  • Frequency Offset

Sistem ini sangat sensitif terhadap carrier frequency offset yang disebabkan oleh jitter pada gelombang pembawa (carrier wave) dan juga terhadap Efek Doppler yang disebabkan oleh pergerakan baik oleh stasiun pengirim maupun stasiun penerima.

  • Distorsi Non-linier

Teknologi OFDM adalah sebuah sistem modulasi yang menggunakan multi-frekuensi dan multi-amplitudo, sehingga sistem ini mudah terkontaminasi oleh distorsi nonlinear yang terjadi pada amplifier dari daya transmisi.

  • Sinkronisasi sinyal

Pada stasiun penerima, menentukan start point untuk memulai operasi Fast Fourier Transform (FFT) sinyal OFDM tiba di stasiun penerima adalah hal yang relatif sulit. Atau dengan kata lain, sinkronisasi daripada sinyal OFDM adalah hal yang sulit.

                IV. OFDMA

Pada sekitar tahun 1994, ada beberapa paper yang mengusulkan kombinasi antara teknologi OFDM dengan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access) yaitu menggunakan OFDM untuk modulasi tiap stasiun dan menggunakan CDMA untuk multiple access, disebut OFDMA (Orthogonal Frequency Division Multiple Access), yaitu penggabungan sinyal-sinyal dari beberapa stasiun pengirim pada sebuah jalur komunikasi yang harus digunakan secara bersama. 

Alasan utama banyaknya perhatian terhadap teknologi ini, karena kemampuannya untuk menggabungkan keistimewaan dari CDMA yang terkenal sangat tahan terhadap interferensi, dengan keistimewaan-keistimewaan dari OFDM seperti yang sudah disebutkan diatas.Metode OFDMA ini juga memungkinkan pemakaian CDMA untuk pengiriman data berkekecapatan tinggi.

V. APLIKASI OFDM DALAM KOMUNIKASI DIGITAL

  1. A.      ADSL

OFDM digunakan pada koneksi ADSL yang mengikuti standar G.DMT, dimana kabel tembaga yang sudah ada digunakan untuk penerimaan koneksi data kecepatan tinggi.

  1. B.      Teknologi Powerline

OFDM digunakan oleh divais powerline untuk memperluas koneksi Ethernet ke ruangan lain pada suatu residen melalui power wiring.

  1. C.      WLAN dan MAN

OFDM digunakan pada beberapa aplikasi WLAN dan MAN, mencakup IEEE 802.11a/g dan WiMAX.

  1. D.      Radio dan Televisi Digital

Banyak Negara-negara Eropa dan Asia yang mengadopsi OFDM untuk broadcast radio dantelevise digital terrestrial, seperti DVB-T, T-DMB, DAB, HD Radio, dll.

  1. E.       Ultra Wideband

Teknologi UWB wireless personal area network juga memanfaatkan OFDM, seperti Multiband OFDM.

  1. F.       FLASH-OFDM

FLASH-OFDM adalah system berbasis OFDM dengan spesifikasi protocol layers yang lebih tinggi. FLASH-OFDM telah menghasilkan packet-switched cellular bearer, yang areanya akan bersaing dengan jaringan GSM dan 3G.

Teknologi LTE Long Term Evolution & 4G

19 Okt

Kualitas layanan berbasis Internet Protocol (IP) melalui telepon seluler sangat ditentukan besarnya bandwidth. Setelah teknologi 3G yang sanggup memberikan akses hingga 2,4 Mbps, ke depan sudah dipersiapkan infrastruktur long term evolution (LTE) yang sanggup melakukan transfer hingga ratusan Mbps.

LTE didefinisikan dalam standar 3GPP (Third Generation Partnership Project) Release 8 dan juga merupakan evolusi teknologi 1xEV-DO sebagai bagian dari roadmap standar 3GPP2.Teknologi ini diklaim dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih baik, peningkatan kapasitas radio, latency dan biaya operasional yang rendah bagi operator serta layanan mobile broadband kualitas tinggi untuk para pengguna.

Perubahan siginifikan dibandingkan standar sebelumnya meliputi 3 hal utama, yaitu air interface, jaringan radio serta jaringan core. Di masa mendatang, pengguna dijanjikan akan dapat melakukan download dan upload video high definition dan konten-konten media lainnya, mengakses e-mail dengan attachment besar serta bergabung dalam video conference dimanapun dan kapanpun.

 

LTE juga secara dramatis menambah kemampuan jaringan untuk mengoperasikan fitur Multimedia Broadcast Multicast Service (MBMS), bagian dari 3GPP Release 6, dimana kemampuan yang ditawarkan dapat sebanding dengan DVB-H dan WiMAX .LTE dapat beroperasi pada salah satu pita spektrum seluler yang telah dialokasikan yang termasuk dalam standar IMT-2000 (450, 850, 900, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum yang baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz.

 

Kondisi yang ada di masyarakat saat ini telah banyak berubah dibandingkan dengan sebelumnya, dimana paket switch data semakin dominan, VoIP menjadi metode yang efisien untuk mentransfer data suara.Tak hanya itu, data semakin bertambah dari waktu ke waktu dan kebutuhan user untuk berkomunikasi semakin meningkat dan banyak.Semuanya itu dapat diatasi oleh LTE.

 

Teknologi LTE sendiri merupakan pengembangan teknologi dari aplikasi GSM dan CDMA yang sudah ada di Indonesia saat ini.Bila pada GSM (2G), berevolusi menjadi GPRS (2,5G), yang dilanjutkan dengan EDGE, serta EDGE Evolved. Maka di WCDMA (3G), berevolusi menjadi HSPA (3,5G) dan HSPA+, maka solusi berikutnya adalah penggunaan LTE yang mempunyai layanan kapasitas gigabytes di atas semuanya.

 

Ke depan, target peningkatan kualitas LTE adalah mempunyai rataan data tinggi seperti downlink lebih besar dari 100 Mbps, uplink lebih dari 50 Mbps, serta cell-edge data rates 2 sampai 3 kali HSPA Relay 6. Itu masih ditambah dengan tingkat delay LTE yang rendah, karena user plane RTT lebih kecil dari 10 ms, dan channel set-up lebih rendah dari 100 ms. LTE mempunyai kualitas bagus dalam melakukan service penyiaran, dengan biaya yang lebih rendah dan efektif. Dengan LTE, memungkinkan para user maupun subscribers menikmati beragam media (multimedia), seperti musik, internet, film, sampai game dalam satu peralatan yang saling terhubung menjadi satu. Dan paling penting berbiaya rendah.

 

Kecepatan menjadi raja di zaman teknologi tinggi seperti sekarang. Datangnya teknologi Long Term Evolution (LTE) menjadi angin segar untuk para konsumen yang mengagungkan kecepatan.

LTE didefinisikan dalam standar 3GPP (Third Generation Partnership Project) Release 8 dan juga merupakan evolusi teknologi 1xEV-DO sebagai bagian dari roadmap standar 3GPP2.Dengan spesifikasi seperti itu, LTE dirancang untuk menyediakan efisiensi spektrum yang lebih baik, peningkatan kapasitas radio, biaya operasional yang lebih murah bagi operator, serta layanan mobile broadband kualitas tinggi untuk pengguna.

 

Perubahan paling mendasar dari LTE dibanding standar sebelumnya terdiri dari 3 hal utama yaitu air interface, jaringan radio, dan jaringan core. Di waktu mendatang, melakukan pengunduhan atau pengunggahan video berdefinisi tinggi, mengakses e-mail dengan attachment yang besar, mengajak teman bermain game favorit di manapun tempatnya, menjadi hal yang sangat mungkin dengan dukungan LTE.

 

Untuk masalah pita spektrum yang sangat berpengaruh dengan kinerja jaringan, LTE dapat beroperasi pada standar IMT-2000 (450, 850, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz.

Alokasi pita lebar yang sangat fleksibel, mulai dari 1,4,3,5,10,15 hingga 20 MHz, menjanjikan fleksibilitas yang tinggi dalam penggunaan spektrum.

 

Bila dilihat dari segi pasar, LTE mampu memperkuat posisi operator telekomunikasi karena meningkatnya nilai ekonomi jaringan secara keseluruhan, cakupan jaringan yang lebih luas, dan kapasitas data yang lebih besar.Operator juga dapat lebih fleksibel mengikuti kebutuhan pasar yang kian cepat berubah sekaligus mampu menawarkan layanan data broadband dalam skala besar.Sedangkan untuk para konsumen yang mencari tarif murah, LTE menjadi jawaban untuk kebutuhan telekomunikasi yang lebih ekonomis.

 

“LTE bisa menjadi solusi untuk konsumen yang price concern,” ujar Iman Hirawadi, Senior Manager Technical Business Development Wireless Networks ALcatel-Lucent Indonesia.

 

Layanan 4G berbasis Long Term Evolution (LTE) komersial pertama dan terbesar di dunia diklaim telah diluncurkan oleh TeliaSonera dan Ericsson di Stockholm, Swedia.

 

LTE merupakan teknologi komunikasi bergerak generasi berikutnya yang didesain untuk memindahkan jumlah data yang sangat besar. Teknologi ini dikatakan sebagai cara yang hemat dan efisien, dengan mengoptimalkan penggunaan pita frekuensi dan mengangkat kecepatan akses seringan serat di udara.

 

Pengguna pun dapat menikmati layanan apapun secara online dengan lebih mudah. Mulai dari download video berdefinisi tinggi (HD) hingga permainan online berjaring.

 

Teknologi mobile broadband generasi selanjutnya diperkirakan akan memiliki 100 juta pelanggan dalam waktu 4 tahun, menurut report dari Pyramid Research. Sebuah study dari Pyramid Research menyatakan bahwa teknologi mobile data selanjutnya akan memiliki rate adopsi yang cepat mengingat adanya full support dari vendor dan operator jalur komunikasi.

 

Dalam sebuah report yang berjudul “LTE’s Five-Year Global Forecast: Poised To Grow Faster Than 3G” menyatakan bahwa jaringan 4G yang menggunakan teknologi LTE (Long Term Evolution) akan memiliki lebih dari 100 juta pelanggan hanya dalam waktu 4 tahun. Sebagai perbandingan, dari laporan yang sama, disebutkan bahwa untuk jaringan 3G sebelumnya juga mencapai angka tersebut, namun dalam waktu lebih lama yakni enam tahun.

 

Biaya akan menjadi salah satu factor penting yang mendukung tingginya pertumbuhan pelanggan, menurut report yang sama. Sementara jaringan LTE akan meningkat menjadi miliaran, namun arsitektur IP backbone jaringan LTE hanya membutuhkan beberapa komponen. Jaringan LTE memiliki limit kecepatan 100 Mbps, menurut teorinya, yang dapat memberikan layanan cepat untuk video streaming high-definiton.

 

Hampir seluruh operator mobile di seluruh dunia telah mengadopsi teknologi LTE untuk jaringan 4G mereka, dan akan dikembangkan lebih lanjut mulai tahun 2010 dan 2011. Sebagai contoh, Verizon Wireless yang telah menggunakan jaringan LTE dan mengujinya di tahun 2009. Sementara Clearwire, Sprint, Google, Intel dan beberapa perusahaan kabel masih mengadopsi teknologi WiMax yang secara teori memiliki kecepatan downlink lebih lambat daripada LTE.

 

diIndonesia seperti telkomsel dan XL telah menunjukkan keminatan mereka dalam menyongsong kedatangan LTE, selain itu team proyek LTE ini telah menyiapkan desain antena khusus dan bakal di luncurkan tahun depan.

dengan LTE anda akan dimanjakan melalui menonton film HD diinternet, mendengarkan music, video online streaming, dan download data super cepat. dibawah ini saya tunjukkan perbadingan kecepatan maksimum Download stream teknologi LTE dibanding yang ada saat ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ARSITEKTUR 3G

19 Okt

Generasi ketiga (3G) memiliki suatu system sebagai pendukung kemampuannya, yaitu berupa UTMS yang merupakan revolusi dari GSM. UMTS menggunakan teknologi akses WCDMA dengan system DS-WCDMA (Direct Seqence Wideband CDMA). Terdapat dua mode yang digunakan dalam WCDMA

dimana yang pertama menggunakan FDD (Frequency Division Duplex) dan kedua dengan menggunakan TDD (Time Division Duplex). FDD dikembangkan di Eropa dan Amerika sedangkan TDD dikembangkan di Asia. Pada WCDMA FDD, digunakan sepasang frekuensi pembawa 5 MHz pada uplink dand o wn l in k dengan alokasi frekuensi untuku p l in k yaitu 1945 MHz – 1950 MHz dan untuk downlink yaitu 2135 MHz – 2140 MHz. Perbandingan antara spreading rate (kecepatan chip tiap detik) terhadap user data rate (kecepatan simbol data user tiap detik) dikenal sebagai spreading factor. Hal ini menandakan bahwa semakin tinggich ip

rate, maka semakin banyak user yang dapat ditampung. Pengertian lainnya adalah

dalam menentukan jumlah user, semakin besar jumlah chip rate, maka semakin

tinggi kecepatan data yang diperoleh masingmasing user. Dalam WCDMA,ch ip

rate yang digunakan sebesar 3,84 Mbps.

Sistem WCDMA UMTS

Pada sistem generasi ketiga ini didesain untuk komunikasi multimedia untuk komunikasip erso n – to-p erso n dapat disajikan dengan tingkat kualitas gambar dan video yang baik, dan akses terhadap informasi serta layanan-layanan padap ub lic dan private network akan akan disajikan dengan data rate dan kemampuan sistem komunikasi pada generasi ketiga ini lebih fleksibel.

Seiring dengan kemajuan evolusi dari sistem generasi kedua, akan menciptakan suatu kesempatan bisnis baru yang tidak hanya untuk kalangan para manufakturer dan operator-operator, tetapi juga untuk beberapa content provider dan pengembang aplikasi yang menggunakan jaringan ini. Sistem ini merupakan evolusi dari sistem CDMA pada IMT-2000. Infrastrukturnya mampu mendukung user dengan data rate tinggi, mendukung operasi yang bersifat asinkron, bandwidthnya secara keseluruhan 5 MHz dan didesain untuk dapat berdampingan dengan sistem GSMSistem WCDMA mendukung variabel data rates user yang cukup besar. Data rateu ser dijaga konstan selama tiap 10, 20, 40 dan 80 ms frame tergantung kebutuhan QoSnya. Namun, kapasitas data diantarau ser-user dapat berubah dari frame to frame. Gambar diatas menunjukkan contohnya untuk kasus tersebut. Alokasi kapasitas radio yang cepat ini akan dikontrol secara khusus oleh network untuk mencapai throughput optimum untuk paket layanan data.

Arsitektur Jaringan WCDMA

Struktur jaringan dari WCDMA UMTS memiliki dua sub-network:

a) Jaringan telekomunikasi dan jaringan manajemennya. Pada bagian jaringan telekomunikasi mempunyai fungsi untuk mentransportasikan informasi antarae n d – con n e c tion-nya.

b) Jaringan manajemen mempunyai fungsi menghitung, mendaftarkan, melakukan pengaturan dan penangani keamanan dari data, operasi dari tiap elemen dari jaringan harus mendukung operasi jaringan yang tepat yaitu pendeteksian dan menangani masalah data yang error dan yang bersifat anomaly atau operasi kosong setelah mengalamid isco nn ection atau mengembalikan periode dari beberapa elemen-elemen data yang ditransmisikan. Jaringan UMTS memiliki elemen jaringan yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Core network

Jaringan Lokal (Core Network) Jaringan Lokal menggabungkan fungsi kecerdasan dan transport. Core Network ini mendukung pensinyalan dan transport informasi dari trafik, termasuk peringanan beban trafik. Fungsi-fungsi kecerdasan yang terdapat langsung seperti logika dan dengan adanya keuntungan fasilitas kendali dari layanan melalui antarmuka yang terdefinisi jelas; yang juga pengaturan mobilitas. Dengan melewati inti jaringan, UMTS juga dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi lain, jadi sangat memungkinkan tidak hanya antara pengguna UMTS mobile, tetapi juga dengan jaringan yang lain.

2. Jaringan Radio Akses (UTRAN)

Jaringan akses radio menyediakan koneksi antara terminal mobile dan Core Network. Dalam UMTS jaringan akses dinamakan UTRAN (Access Universal Radio electric Terrestrial). UTRA mode UTRAN terdiri dari satu atau lebih Jaringan Sub-Sistem Radio (RNS). Sebuah RNS merupakan suatu sub- jaringan dalam UTRAN dan terdiri dari Radio Network Controller (RNC) dan satu atau lebih Node B. RNS dihubungkan antar RNC melalui suatu IurIn terfa ce dan Node B dihubungkan dengan satu Iub interface.

3. Terminal atau UE

User Equipment (UE) adalah nama yang berhubungan dengantermin a l ataumo b ile. Terminal mobile yang terhubung ke Mobile Station untuk membangun koneksi. Untuk terhubung dengan jaringan, terminal mobile membutuhkan kartu UMTS. Pemakaian Equipment, merupakan peralatan yang

setiap user harus dapat melakukan komunikasi dengan base station pada saat usernya memutuskan berkomunikasi dengan base station pada saat yang bersamaan dimanau ser tersebut masih berada padaco verag e area. UE dapat memiliki ukuran yang berbeda-beda, “forma”, tetapi semua terminal harus dapat mendukung standard dan protokol yang sama. Jika satu mobile didesain bekerja pada sistem UMTS, harus dapat berkomunikasi dengan satu mobile yang menggunakan sistem 2G.

Pertama-tama terminal UMTS didesain dalammu l ti-ba nd danmu lt i- mod e, mengijinkan banyak user untuk mengubah ke UMTS, GPRS dan layanan GSM pada band-band frekuensi yang berbeda dan pada perjalanan di seluruh dunia.

4. Jaringan komunikasi (Transmission Networks)

Jaringan-jaringan transmisi digunakan untuk mengoneksikan elemen

elemen yang berbeda yang terintegrasi dalam semua jaringan.

1. Interface Uu

Uu Interface terletak diantara User terminal dan jaringan UTRAN. Interface-

nya menggunakan teknologi WCDMA.

2. Interface Um

Interface ini menghubungkan antara BTS dengan MS.

3. Interface Iu

Iu merupakan Interface yang menghubungkan core network dengan Access

Network UTRAN.

4. Interface Iu-CS

Interface ini, Iu-Cs digunakan ketika jaringan berbasis pada komutasi paket

dan menghubungkan jaringan UTRAN dengan MSC.

5. Interface lu-PS

Interface ini menghubungkan jaringan akses dengan SGSN dari core

network.

6. Interface Iu-Bis

Interface ini menghubungkan RNC dengan Node B.

7. Interface A bis

Interface ini menghubungkan BTS dengan BSC.

8. Interface Gb

Interface ini menghubungkan BSC dengan SGSN.

9. Interface Gs

Interface ini menghubungkan SGSN dengan MSC/VLR.

10. Interface Gp

Interface ini menghubungkan SGSN dengan GGSN.

11. Interface H

Interface ini menghubungkan Auc dengan HLR.

Pada masa yang akan datang perkembangan teknologi menuju generasi yang semakin canggih sangatlah mungkin terjadi. Saat ini telah berkembang teknologi terusan dari 3G. Dibidang telekomunikasi orang sering menyebutnya HSDPA. Secara Umum High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) adalah suatu teknologi terbaru dalam sistem telekomunikasi bergerak yang dikeluarkan oleh 3GPP Release 5 dan merupakan teknologi generasi 3,5 (3,5G).

Teknologi yang juga merupakan pengembangan dari WCDMA, sama halnya dengan CDMA 2000 yang mengembangkan EV-DO ini didesain untuk meningkatkan kecepatan transfer data 5x lebih tinggi. HSDPA mempunyai layanan berbasis paket data di WCDMAd o wn lin k dengan data rate mencapai 14,4 Mbps dan bandwith 5 MHz pada WCDMAd o wn l in k. Untuk jenis layanan

streaming, dimana layanan data ini lebih banyak pada arah downlinkd ar ip ad a uplink, atau dengan kata lain user lebih banyak men-download daripada meng- upload. Selain dapat meningkatkan kecepatan transfer data, ada beberapa

kelebihan dari HSDPA, yaitu :

 High Speed Downlink Shared Channel ( HS DSCH ), dimana kanal

tersebut dapat digunakan secara bersama-sama dengan pengguna lain.

 Transmission Time Interval ( TTI ) yang lebih pendek, yaitu 2 ms,

sehingga kecepatan transmisi pada layer fisik dapat lebih cepat.

 Menggunakan teknik penjadwalan / scheduling yang cepat

 Menggunakan Adaptive Modulation and Coding ( AMC )

 Menggunakan fast Hybrid Automatic Response request (HARQ)

Kelebihan 3G dibandingkan generasi-generasi sebelumnya:

 Kualitas suara yang lebih bagus.

 Keamanan yang terjamin.

Kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access
dan 384 kbps untuk wide area access.
Support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna
dapat browse internet bersamaan dengan melalukan call (telepon) ke
tujuan yang berbeda.

Infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang
sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users. Roaming nasional dan internasional.

Bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP)
dan videoconferencing. Juga high data rate communication services dan
asymetric data transmission.

 Efiensi spektrum yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara

maksimum

 Bandwidth yang terbatas.

 Support untuk multiple cell layer. Co-existance and interconnection dengan satellite-based services. Mekanisme billing yang baru tergantung dari volume data, kualitas service dan waktu.

Kelemahan 3G dibandingkan generasi-generasi sebelumnya:

Memerlukan Kontrol Daya “Ideal” dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.

PERBEDAAN ANTARA GENERASI 2G DAN 3G

TEKNOLOGI GENERASI KEDUA (2G)

Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam teknik komunikasinya.

Kemampuan teknologi 2G

Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar. suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, karena berbasis digital, maka sebelum dikirim sinyal suara analog diubah menjadi sinyal digital. Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga dapat menghemat baterai, sehingga handset dapat dipakai lebih lama dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

Kelemahan teknologi 2 G

Kecepatan transfer data masih rendah, tidak efisien untuk trafik rendah, jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).

TEKNOLOGI GENERASI KETIGA (3G)

Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. 3G (Third Generation) sebagai teknologi yang berfungsi mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki, mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada untuk user diam (stasioner).
Kemampuan teknologi 3G :

Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.
Kelebihan 3G dari generasi-genersi sebelumnya :

Kualitas suara yang lebih bagus, keamanan yang terjamin, kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access, support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melakukan call (telepon) ke tujuan yang berbeda, infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users, roaming nasional dan internasional, bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga high data rate communication services dan asymmetric data transmission, efiensi spektrum yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara maksimum bandwidth yang terbatas, support untuk multiple cell layer, co-existance and interconnection dengan satellite-based services, mekanisme billing yang baru tergantung dari volume data, kualitas service dan waktu.

 

Kelemahan Teknologi 3G

Memerlukan Kontrol Daya “Ideal” dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.

PERKEMBANGAN LANJUTAN MENJADI 3.5G DAN HSDPA

TEKNOLOGI GENERASI 3.5G

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.

Setelah beberapa tahun, CDMA 2000 mengupgrade teknologi jaringan evdo mereka. menjadi EVDO rev A. teknologi ini memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dari evdo rev 0. Juga UMTS yang menguprade teknologi mereka ke HSDPA dan HSUPA. inilah yang dinamakan 3.5G

APLIKASI APA SAJA YG BISA DILAKUKAN DENGAN JARINGAN 3G

Aplikasi 3G

Informasi bandwidth dan lokasi yang tersedia untuk perangkat 3G menimbulkan aplikasi yang sebelumnya tidak tersedia untuk pengguna ponsel. Beberapa aplikasi adalah:

All About GSM

7 Sep

GSM

  1. formerly: Groupe Spéciale Mobile (founded 1982)
  2.  now: Global System for Mobile Communication
  3.  Pan-European standard (ETSI, European Telecommunications Standardisation Institute)
  4. simultaneous introduction of essential services in three phases (1991, 1994, 1996) by the European telecommunication administrations (Germany: D1 and D2)  seamless roaming within Europe possible
  5.  today many providers all over the world use GSM (more than 130 countries in Asia, Africa, Europe, Australia, America)
  6. more than 100 million subscribers

Performance characteristics of GSM

Communication

  •  mobile, wireless communication; support for voice and data services

Total mobility

  • international access, chip-card enables use of access points of different providers

Worldwide connectivity

  • qone number, the network handles localization

High capacity

  • qbetter frequency efficiency, smaller cells, more customers per cell High transmission quality
  •  high audio quality and reliability for wireless, uninterrupted phone calls at higher speeds (e.g., from cars, trains)

Security functions

  •  access control, authentication via chip-card and PIN

Disadvantages of GSM

There is no perfect system!!

  • no end-to-end encryption of user data
  •  no full ISDN bandwidth of 64 kbit/s to the user, no transparent B-channel
  • reduced concentration while driving
  • electromagnetic radiation
  •  abuse of private data possible
  •  roaming profiles accessible
  • high complexity of the system
  • several incompatibilities within the GSM standards

GSM: Mobile Services -> GSM offers

several types of connections

                        => voice connections, data connections, short message service

  •   multi-service options (combination of basic services)

Three service domains

  •  Bearer Services
  • Telematic Services
  • Supplementary Services

Architecture of the GSM system

GSM is a PLMN (Public Land Mobile Network)

several providers setup mobile networks following the GSM standard within each country

1. components :

  • MS (mobile station)
  • BS (base station)
  • MSC (mobile switching center)
  • LR (location register)

2. subsystems :

  • RSS (radio subsystem): covers all radio aspects
  • NSS (network and switching subsystem): call forwarding, handover, switching
  • OSS (operation subsystem): management of the network

System Cellular

6 Sep

Mengapa disebut Seluler ?

Semua orang tentu telah familiar dengan menggunakan kata seluler didalam menjelaskan system radio mobile, mungkin anda tau ini disebut seluler karena network-nya terdiri dari beberapa jumlah cells.

Sistem radio mobile bekerja atas dasar cell dengan dua alasan/sebab:
1. Sinyal radio pada frekuensi yang digunakan untuk seluler travel hanya beberapa kilometer dari titik dimana mereka ditransmisikan. Jika ingin menjangkau seluruh area maka dibuthkan lebih banyak transmitter yang natinya akan saling meng-cover satu dengan yang lainnya.

Constructing a cellular network as a set of overlapping circular cells.

2. ketersediaan dari sesuatu yang disebut spketrum radio sederhana, radi spectrum adalah apa yang digunakan sinyal radio untuk menjelajahi ruan gyang ada . jadi system radio seluler sering disebut seluler karena networknya terdiri dari beberapa jumlah cell yang masing-masing dengan radius beberapa kilometer tersebar dalam suatu Negara.

System :

GSM system digunakan sebagai contoh karena salah satu system yang  tersebar luas di dunia, GSM sama dengan groupe special Mobile, system terdidiri dari tiga elemen utama:

  1. Switching sub system -> memastikan ketika menelfon menuju orang yang tepat
  2. Base station sub system -> bagian yang memastikan radio komunikasi berada di tempat yang tepat
  3.  Mobile -> membuat pengguna dapat menerima panggilan

 

Overview of the complete GSM system

PSTN (Public Switched telephone Network )

  • Public : untuk membedahkannya dari  privat network (telfon kantor hanya boleh dipakai oleh pegawai kantor)
  • Switch: kapanpun anda membuat panggilan ini seperti switch, menghubungkan anda ke seseorang di lain tempat yang anda inginkan unutuk berbicara.

PSTN bekerja dengan menganalisa nomor yang anda panggil. Karena setiap daerah ( kota, Negara ) memiliki kode wilayah masing- masing.

Base station sub system  

Bertanggung jawab untuk meyakinkan bahwa semuanya terubung dengan sinyal yang bekerja dengan aik, jadi ketiga switch mengirim pesan ke BSS maka akan menginformasikan bahwa ada panggilan masuk dari nomor xxxxxxx

The base station subsystem

Switching Sub System
berpikirlah dengan membayangkan untuk mengerti apa yang ada di dalam switch pertama pikirkan tentang apa yang telah switch kerjakan. Jika anda memanggil cellular subcriber dari meja anda, ESTN akan mengirimkan permintaan  ke mobile switch untuk mengirimkan panggilan ke nomor xxxxxx, sekarang bayangkan apa yang akan switch lakukan dengan hal ini.

Bagamana switch men-switch ketika anda membuat panggilan local seseorang lainnya juga dengan switch area yang sama (local call) kemudian fungsi dari switch adalah menghubungkan telephone anda dengan seseorang yang anda coba untuk panggil dengan durasi panggilan anda dan kemudian memutuskan hubungan/ koneksi. Pada waktu bersamaan switch akan membuat hubungan atau koneksi untuk bebrepa pengguna lainnya dengan area yang sama.

Tentu saja ada banyak panggilan yang bukan panggilan local, switch memiliki panggilan kodeksi ke switch lainnya, dimana setiap dari koneksi dapat membawa banyak panggilan secara simultan, jika switch mengindikasi bahwa ini bukan panggila local ini akan dihubungkan ke jaringan lain dari pengguna yang membuat panggilan dengan satu dari interswitch conection ini.

The switching subsystem

The structure of a simple switch

                Untuk menemukan dimana mobile sebenarnya, terdapat database yang tetap mejaga jalur dari loaksi mobile, faktanya sebenarnya hanya ada dua :

1. Home location register ( HLR)

2. visitors location regiter (VLR)

 

The simplified structure of a digital switch

 

Konsep dasarnya adalah, bahwa setiap mobile harus mempunyai  masukan di dalam sepanjang sisi database, yang akan disimpan secara detail dari tempat terakhir mereka dibaca. Network mendapatkan informasi dari lokasi mobile secara periodik karena dari waktu pertama dan kedepannya mobile di instruksikan oleh network untuk menginformasikan saya berada disini dan dalam kondisi hidup dan seterusnya, ini berarti bahwa switch mengetahui dimana BSC untuk mengirim panggilan masuk.

Perbedaan Sistem Penggunaan HP di Jepang dan Indonesia

27 Agu

Saat ini Handphone bkn lg barang mewah namun merupakan barang kebutuhan yg wajib utk dimiliki terlepas apakah tujuan sepenuhnya sbg alat komunikasi atau sekedar sbg gaya hidup semata. Sistem HP di negara Jepang sdkt berbeda dgn sistem yg di Indonesia. Handphone atau biasa disebut Telepon Genggam atau yg sering dikenal dgn nama Ponsel merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yg mempunyai kemampuan dasar yg sama dgn telepon konvensional saluran tetap, namun dpt dibawa ke mana2 (portabel, mobile) & gak perlu disambungkan dgn jaringan telepon menggunakan kabel (wireless)

 

Hp di Jepang prinsipnya adlh pasca bayar, jd gk ubahnya dgn telphone rumahan. Semua Hp yg dibeli di Jepang umumnya udh termasuk nomor telphone sekaligus, selanjutnya tinggal pembayaran bulanannya sja. Jd mgkn mirip Flexi klo di Indonesia. Dgn sistem ini, tentu sj toko penjualan pulsa & sejenisnya praktis gk ada (beda ma dikita “bejibun”). Penjelasan mdhnya, Hp di Jepang gk mengenal sistem gonta ganti Sim Card. Jd tmpt slot sim card pd bagian belakangnya “nyaris gk ada” atau namun dlm posisi yg tersebunyi yg dijamin gak bisa dilepas & dipasang dgn mdh.

Jd selain gak ada toko tempat jual beli sim card, pencurian Hp, jual beli Hp bekas & sejenisnya menjd gk umum dilakukan. Hp yg udh di blok nomornya olh pemilik aslinya, maka otomatis Hp tersebut gak akan biasa dimanfaatkan olh orang lain. Dulu klo gk salah, beberapa provider di Jepang jg prnh menerapkan fasilitas Hp isi ulang (pra bayar) seperti di Indonesia namun krg bgt populer & skrg udh gk ditemukan lg.

embeli Hp identik dgn membeli provider bkn membeli merek hp seperti yg umumnya kita kenal. Jd percakapan standar antar orang Jepang tentang Hp bukanlah merk Hpnya atau apa kartu vouchernya namun apa nama providernya. Provider adlh perusahaan pengelola jaringan Hp. Ada 3 perusahaan provider Hp yg umum digunakan yaitu Softbank, AU KDDI, & NTT Docomo. Jd pertanyaan seperti “Hpnya pakai apa?” Jawabanya adlh salah satu dr ketiga provider tersebut.

Merek adlh bagian terakhir. Merek yg umum tersedia adlh Sharp, Panasonic, Toshiba, NEC, Samsung, Casio & Kyocera. Beberapa merk Hp seperti Sony Ericsson, Nokia, Siermens, Motorolla & bahkan BlackBerry (ada yg pake hp ini?) krg bgt populer disana, beda klo Iphone dah populer bgt gan, dikita? mikir 2x belinya jg.

Dlm sistem Hp di Indonesia, memiliki sebuah Hp sangatlah mudah & bebas. Asal punya uang, siapapun bs membelinya, termasuk jg bebas utk dijual atau dipindah tangankan. Sedangkan di Jepang berlaku aturan yg sdkt berbeda atau bhkn bs dikatakan sebaliknya. Krn mereka menganut sistem pasca bayar maka seperti layaknya telphone rumahan, maka kita hrs mengisi berbagai macam formulir, mengisi biodata, rekening bank & terakhir kita diharuskan utk menanda tangani kontrak slm waktu tertentu yg biasanya 2 tahun.

Klo seandainya pihak pengguna berhenti berlangganan sblm masa kontrak habis maka pengguna diharuskan membayar sejumlah denda dlm jumlah tertentu. Kasus lain, klo kita menjual atau memberikannya pd orang lain maka tagihan akn tetap dibebankan ke rekening bank kita. Duh, susah jg ya membeli Hp di Jepang.

Sekilas terlihat ruwet & mahal, namun system ini jg memiliki sejumlah keuntungan slh satunya adlh mempersempit ruang gerak pelaku kriminal krn semua nomor Hp bisa dilacak kepemilikannya. Kemudian keuntungan lain adlh harga Hp yg lbh murah atau bahkan gak jarang gratis alias 0 yen. Untuk bagian terakhir ini akan ditulis lg lebih lengkap di bagian bawah.

Handphone di Jepang gak bs digunakan utk mengirim SMS dgn mdh layaknya Hp di Indonesia. SMS hanya bs dikirim antar provider yg sama. Ibarat pengguna kartu Simpati hnya bs kirim SMS ke pengguna Simpati doang. (tapi denger2 sih skrg antar provider dh bs gan). Jd rugi dong! Udh gak dijual bebas, gak ad voucher isi ulang gk bisa SMS lagi. Sbg gantinya mreka mengenal sistem mail, jd SMS hrs dikirim viat mail bkn lewat nomor Hp. Semua Hp di Jepang psti memiliki alamat mail utk mengirim pesan singkat. Jd walaupun kita tau nomor Hp seseorang, klo kita gk tau alamat mailnya mka SMS gk akan bs kita kirim.

Cara kirim & terimanya sama sj dgn SMS biasa, bedanya hanyalah nomor Hp sbg alamat yg dituju, diganti dgn alamat mail. System ini mempunyai – sekaligus jg memiliki +. Dgn sistem mail ini, pesan singkat bs dikirim gk terbatas hanya lewat Hp sj, namun bisa jg lewat wartel atau personal komputer. Bahkan saat Agan berada di luar negeri sekalipun, asal ad jaringan internet, Agan udh bs mengirim pesan singkat dgn parter atau keluarga Agan. Dgn sistem SMS jelas hal ini gk bs atau membutuhkan biaya yg sgt besar utk melakukannya. Namun tentu sj klo kita jarang atau bhkn gk akan prnh berpergian keluar negeri jls system SMS yg ad skrg adlh yg terbaik.

Mail Hp yg dimaksud sm persis fungsi & kegunaannya dgn mail yg biasa Agan kenal seperti yahoo misalnya. Adapun ciri khas dr mail Hp di Jepang adlh mempunyai nama blkng salah satu dr 3 provider yg ada. Contohnya: zzzzzz@docomo.ne.jp klo kita memakai provider Docomo, kemudianxxxxx@softbank.ne.jp untuk provider Softbank dst. Alamat mail jg bs diganti atau diubah kpn sj klo dirasa perlu. Krn semua Hp terbaru di negara trsbt udh bs dipake utk mengakses internet, maka ngirim ataupun nerima pesan singkat jg bs dilakukan via mail standar yaitu yahoo, hotmail dll.

Ini mgkn adlh bagian yg menarik. Sprti halnya di hampir semua negara maju lainya, harga sebuah hp biasanya cukup murah bahkan gak jarang bs didptkn dgn gratis. Namun tentu sj hnya berlaku utk model tertentu sj yg biasanya adlh Hp model lama. Namun walaupun model lama, bkn kuno & murahan, krn setdknya msh berukuran kecil dan tipis & minimal udh memiliki fasilitas kamera.

Untuk Hp model terbaru dgn berbagai fasilitas menarik seperti TV, game, layar sentuh, internet & berbagai fasilitas terbaru lainya tentu sj berharga mahal. Namun, semahal mahalnya harga brg elektronik di Jepang tetap sj terhitung murah krn udh “disubsidi” oleh pihak provider jd bisa dibeli dgn harga murah & dicicil dan pembayaranya cukup dibebankan pd setiap tagihan tiap bulan.

Untuk Hp gratis yg disebutkan di atas, sering menimbulkan slh pengertian dr beberapa rekan ane krn di asumsikan bisa di ambil & dimanfaatkan di Indonesia. Sekali lagi, Hp di Jepang sama dgn telphone rumah jd tanpa berlangganan atau mendaftar tentu Hp gratis ini gk akan bs dibawa pulang begitu sja.


Toko yg menjual HP bekas hampir hampir gak umum ditemukan di negara ini. Satu2nya tmpt2 bursa Hp yg msh bs ditemukan skrg ini adlh di internet auction. Ane kurang bgt paham motif & tujuan jual beli Hp bekas jenis ini, karena dgn hrga yg jauh lbh murah atau bhkn 0 yen kita sdh bs mendptkan Hp baru. Disamping itu Hp tsb gak akn bs dipasang dgn card lain selain dr provider yg sama.

Kalau gak slh, sepertinya Hp yg paling byk ditawarkan adlh jenis atau model tertentu, Hp yg dibeli di luar negeri & gak bs dipakai di negeri Jepang, atau Hp yg bs dipakai yg sdh di unlock atau card free jd bs dipasang dgn kartu apa saja. Jd konsumen terbesarnya sepertinya adlh orang asing atau segaknya akn dipakai di negara luar Jepang.

Diperlukan beberapa persyaratan standar yaitu ID card & buku rekening bank. Persyaratan lain adlh surat jaminan dr perusahaan atau tempat bekerja, sekolah atau org lain. Jd tagihan rekening telephone yg mgkn gk terbayar akhir bulan akn dibebankan atau ditagih ke pihak penjamin. Sdngkan syarat lain seperti kontrak 2 tahun adlh sama aja. Jd bs dibaygkan betapa ruwetnya utk memiliki sebuah Hp di negara tsb.

Pindah provider berarti otomatis ganti nomor baru. Hal ini sepertinya berlaku jg utk sistem kartu seperti di Indonesia. Namun skrg dgn diberlakukannya system MNP (Mobile Number Portability) bulan Oktober 2006 maka nomor lama tetap bs kita pertahankan ketika pindah ke provider baru.

 

 

Harga pulsa sgt bervariasi tergantung pd beberapa hal sprt pulsa yg dibayar olh pelajar berbeda dgn pulsa masyarakat umum. Kemudian ada jg provider yg menerapkan pulsa gratis 24 jam utk telephone antar keluarga, disount pd jam tertentu, gratis sms antar provider yang sama dll.

Seseorang yg setia menggunakan provider yg sama utk jangka waktu yg lama biasanya akn mendapatkan pulsa hrg special dgn discount sampe 30%. Pelanggan setia yg udah menggunakan provider tertentu utk jangka waktu lama yg berniat mengganti Hp dgn model yg lebih baru kadang bisa mendapatkannya sebuah hp baru dgn tanpa harus membayar sm sekali dgn model yg cukup baru. Jd bukan hp model lama seperti yg ane sebutkan “Hp gratis” di bagian atas. Jadi bisnis Hp di Jepang persaingan memperebutkan pelanggan sgt keras & menawarkan beragam paket menarik utk tetap bs mempertahannkan pelanggan.

Larangan penggunaan Hp biasanya diberlakukan di tmpt tertentu seperti transportasi publik yaitu kereta api & bus serta tempat lainya yg mgkn sdh umum diketahui seperti konsert, gedung bioskop dan lain lain. Umumnya larangan ini tidak mengikat secara hukum namun umumnya lebih bersifat etika atau manner.

Selain itu, kebanyakan sekolah menengah di Jepang menerapkan aturan pelarangan menggunakan Hp di areal sekolah bagi siswanya. Penggunaan Hp bagi siswa di lingkungan sekolah dianggap tidak terlalu bermanfaat sehingga kebanyakan sekolah di Jepang melarang siswanya membawa Hp dlm kelas atau slma pelaksanaan belajar. Jd Hp hrs disimpan di locker masing2. Untuk urusan komunikasi ataupun situasi darurat, penggunaan telephone sekolah dianggap sdh memadai. Peraturan ini membuat cukup byk orang tua yg keberatan karena Hp, selain sbg alat komunikasi jg sebagai alat pelacak posisi anak karena adanya fungsi GPS (Sistem Penentuan Posisi Global). Selain keberatan dr pihak orang tua, keberatan tentu saja dtg dari siswa itu sendiri.

HP Jepang bisa dipakai di Indonesia atau sebaliknya ?

Ini adalah bagian yang paling menarik dan paling sering ditanyakan. Kalau Hp tersebut adalah Hp khusus dalam arti dari awal dibeli untuk pemakaian International, dipakai di Indonesia namun rekening tagihan dibayar di Jepang, jelas tidak ada masalah sama sema sekali. Tentu saja kita tidak membicarakan Hp jenis ini, namun Hp standard dalam arti digunakan sepenuhnya di Indonesia seperti layaknya Hp biasa. Secara umum jawabannya adalah tidak bisa. Hal ini disebabkan karena :

  • Perbedaan system, frekwensi atau gelombang yang dipakai yaitu GSM CDMA untuk di Indonesia dan WCDM untuk di Jepang.
  • Semua Hp yang dipasarkan di Jepang adalah dalam kondisi di”Lock” atau dikunci oleh pihak provider jadi praktis hanya bisa digunakan di negara Jepang saja. Bagian terakhir inilah yang paling utama yang menyebabkan Hp tersebut nyaris tidak bisa digunakan di negara lain.


Namun, tunggu dulu, jawaban di atas adalah jawaban standard. Bagian terpenting yang sudah di Lock ternyata masih bisa “di utak-atik”. Jadi dengan membuka “kunci” tersebut atau istilah lainya “Unlock Hp” maka simsalabim, Hp Jepang yang nyaris menjadi sampah di negara kita bisa berfungsi normal layaknya Hp lainya. Tentu saja, untuk melakukannya tidaklah mudah dan sederhana. Diperlukan ketrampilan khusus dan juga beberapa perlatan tambahan serta chips khusus yang dibuat oleh para hacker.

Cara yang paling gampang adalah menghubungi orang atau jasa khusus yang mampu melakukannya. Terdapat banyak “perusahaan” yang menawarkan jasa ini yang bisa Anda search lewat internet. Harga yang ditawarkan untuk jasa ini bervariasi (mungkin) berkisar 400an ribu rupiah persatu Hp. Namun yang sedikit perlu diperhatikan adalah tidak semua Hp bisa di unlock jadi terbatas hanya untuk model tertentu saja. Apakah nantinya semua menu bisa berfungsi normal, kamera, video dll, silakan konsultasikan dulu dengan teknisinya. HP keluaran baru menurut para hacker relatif susah untuk di bobol.

Khusus untuk TV, kemungkinan besar tidak bisa dipakai. Indonesia menggunakan sytem PAL, untuk gelombang pewarnaannya, sedangkan Jepang menggunakan NTSC. Susahnya sering spesifikasi tersebut kemungkinan besar tidak dicantumkan dalam buku manualnya, karena memang dari awal sudah dirancang untuk dipasarkan khusus untuk di dalam negeri Jepang saja.

 


HP Indonesia di Jepang :

awabannya adalah bisa namun dengan sejumlah catatan :

  • Handset minimal 3G. Jepang tidak mengenal sistem jaringan GSM dan juga sistem kartu kartuan, jadi Hp dengan teknologi ini dipastikan tidak akan bisa dipakai.
  • Aktifkan Internasional Roaming. Hp bisa dipakai secara normal, cuma bayarannya yang menjadi tidak normal karena mau dipakai nelphone kemana saja, tetap dihitung pulsa internasional.

Alternatif :

  • Sewa SIM card di konter provider di Jepang. Alternatif ini mgkn lebih baik krn harga pulsa dihitung harga lokal. (Nelphone ke tanah air tetap pulsa International). Jadi cara ini relatif lebih baik dari cara di atas. Namun kendalanya, selain bahasa tentunya, adlh Agan akan mendapatkan nomor baru sehingga nomor lama sama sekali gak bisa dipakai.
  • Gunakan Prepaid Phones. Namun cara ini sedikit ribet dan sedikit ketat krn memerlukan ID (domisili) Card yg jelas gak bisa dimiliki oleh wisatawan. Beberapa counter katanya mau menerima alamat hotel sebagai verifikasi. Hp Perpaid ini harganya 5000 yen bisa dibeli di conveniece store dan berlaku selama dua bulan. Telephone akan expire setelah 4 bulan kalau gak digunakan.
  • Sewa Hp di counter penyewaan Hp di baganra. Ini adlh alternatif yg sgt mudah. Krn dikhususkan utk orang asing maka kendala bahasa sepertinya gak akan terjadi. Harga sewanya adlh sekitar 250-1000 yen per hari. Harga pulsanya adlh 70-200 yen permenit utk nelpon domestik, pulsa internasional menyesuaikan. Utk nerima doang, pulsanya gratis.
  • Gunakan telephone umum. Sepertinya alternatif ini jarang yg mengetahuinya & byk yg gak percaya. Beruntung, negara ini dlm hal komunikasi menawarkan byk kemudahan. Agan gak perlu memakai telphon hotel yg berharga mahal, tapi cukup telphone umum. Walaupun namanya telephone umum, bisa dipakai utk sambungan internasional. Uniknya, telphone jenis ini hanya mau menerima “coin only” utk percakapan internasional & gk mau menerima telphone kartu kecuali utk percakapan domestik. Pulsanya adlh sekitar 100 yen per satu menit. Hambatan trbesarmgkn dgn menggunakan cara ini adlh susahnya menemukan telphone umum yg relatif sepi & gak bising. Sebetulnya kemudahan ini, yaitu telphone umum utk percakapan internasional jg berlaku utk beberapa telphone umum di Indonesia.

    Catatan tambahan untuk penggunaan telephone umum di Jepang.
    Ada dua jenis telephone umum di Jepang yaitu berwarna abu abu dan warna hijau. Jenis pertama bisa dipakai untuk telephone internasional tanpa perkecualian sedangkan yang berwarna hijau sebagian ada yang bisa dan sebagian tidak. Biasanya ada keterangan berbahasa Inggris tercantum di dekatnya. Telephone yang berada dalam rumah box di pinggir jalan, warna apa saja biasanya pasti bisa dipakai untuk percakapan internasional. Cuma kendalanya adalah bising tadi.